Mbiring Manggis


MBIRING MANGGIS
Tangtang jumpa aku ras kena
Tangtang ngerana ras mbiring manggisku
Bagi nipuko aku senembas
Gagap kel aku erbelas bandu
O mbiring manggisku...

Perban sangkutna ukurku bandu
Bagi lau mbelin mbura ku pusuhku
Em dalanna ku lambiar-mbiar
Nuriken kata surang-surangku
O mbirin manggisku..

[**]
O turang.... o mbiring manggis ku... ooo...
Mbiring-mbiring seh kel tebunaa...
Mbiring-mbiring tambah jilena
Mbiring menggoda cirem tambah ngenana
O mbiring manggisku...

Mbiring-mbiring tambah jilena
Mbiring menggoda cirem tambah ngenana
O mbiring manggisku..
kembali ke [**]

Download Lagu Mbiring Manggis - Juliana Tarigan

10 Pasang Calon Bupati Karo ditetapkan KPUD


Ketua KPUD Karo, Benyamin Pinem ST (tengah) menetapkan 10 calon kepala daerah dan wakil kepala daerah periode 2010-2015. (Foto SIB/Sonry Purba)

Tanah Karo (SIB)
Setelah sempat tertunda, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo akhirnya menetapkan sepuluh pasangan calon bupati dan wakil bupati Karo yang akan mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Karo, 27 Oktober mendatang.
“Dari 13 pasangan yang mendaftar, sepuluh pasangan calon bupati-wakil bupati ditetapkan mengikuti tahapan pemilihan karena sudah memenuhi persyaratan setelah dilakukan verifikasi administrasi,” kata Ketua KPUD Kabupaten Karo, Benyamin Pinem ST didampingi anggota Jesaya Pulungan SH, Lotmin Ginting SH, David Ginting Manik SH, Sidharta Perangin SH dalam konfrensi pers yang digelar di kantornya, Kamis (2/9) sekira pukul 18.30 WIB.
Kesepuluh pasangan calon bupati Karo tersebut adalah enam pasang melalui jalur partai politik masing-masing Kena Ukur Surbakti/Terkelin Brahmana yang memiliki enam kursi. Pasangan ini diusung PKPB, PKPI, Partai Gerindra, PPIB, PNBKI, PKB, PPI, PBB, Partai Buruh dan Partai Merdeka yang memiliki 6 kursi.

Letusan Gunung Sinabung Tadi Lebih Besar


Gunung Sinabung Meletus

KABANJAHE, KOMPAS.com — Gunung Sinabung meletus kembali dengan kekuatan lebih besar, Jumat (3/9/2010) pagi, dibanding letusan sebelumnya.
Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, letusan lebih besar itu terjadi karena ada penumpukan energi yang terjadi setelah letusan terakhir, Senin (31/8/2010) lalu.
Catatan PVMBG, kegiatan vulkanik di tubuh gunung yang masuk wilayah Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, itu mulai meningkat drastis sejak Kamis (2/9/2010) pukul 19.30.